Thursday, August 17, 2017

Kenapa Orang Pacaran Bertahun-tahun tapi Akhirnya Putus?

Posted by Nuna Margie at 6:00 PM
Reactions: 
Sore pembaca setiaku!
Lagi mau bahas hal yang sensitif buat pasangan yang sudah lama pacaran, tapi tiba-tiba putus atau bahkan salah satunya malah menikah dengan orang lain. Nah di sekitarku juga banyak kok. Mulai dari saudara, teman, tetangga, atau bahkan dengar dari orang lain.

Kenapa orang yang sudah pacaran lama sekali (hitungannya bertahun-tahun ya), orang kalau memandang mereka itu sudah cocok, orang-orang berkeyakinan kalau mereka sampai ke tahap pernikahan, tapi tiba-tiba mereka memutuskan untuk berpisah atau bahkan salah satunya menikah dengan orang lain. Nah sebagai pemerhati (haha) tentu kita yang melihat sangat menyayangkan hal tersebut dong.

Kalau dijawab dengan "bukan jodohnya" atau "Allah nggak mengizinkan mereka sampai pelaminan" atau "sudah takdir" itu sih kayak jawaban telak ya. Tapi tetap dong harus ada alasan yang logis nggak hanya karena takdir atau nasib. Menurut beberapa sumber nih (bahkan saya mengalami juga pacaran bertahun-tahun, semoga saja tidak tiba-tiba putus atau salah satu dari kami menikah dengan orang lain) ada alasannya kok.

Kalau di sini saya akan menjabarkan dari sisi wanita ya karena saya wanita, hehe. Kan kebanyakan yang nikah duluan itu si wanitanya daripada si laki-laki.

1. Baper
Ya. hal pertama adalah baper. Cewek adalah tipe manusia yang mudah sekali baper. Melihat temannya nikah duluan tentu sebagai wanita pengen dong. Sering menghadiri kondangan, terus kitanya kapan dong? Apalagi sering ditanya "kapan nikah?" atau "kapan nyusul?". Makin baperlah si cewek.

2. Takut
Takut apa? Tentu saja takut tidak berjodoh. Bagaimana perasaan kamu jika sudah bertahun-tahun menjalin hubungan ternyata tidak berjodoh? Nah, si cewek akan berpikir daripada semakin lama lagi waktu yang dijalani bersama akan sia-sia maka dia memutuskan untuk tidak menjalani lebih lama lagi. Ya dengan putus itu. Tentu saja kalau berjodoh akan kembali lagi dan kalau tidak ya memang keputusan yang tepat putus itu.

3. Bosan
Bukan bosan dengan pasangan sih. Soalnya rasa bosan dengan pasangan itu terjadi di bulan-bulan awal pacaran. Kalau sudah bertahun-tahun sih ya sudah terbentuk rasa nyaman dong, bahkan sudah terbiasa dengan pasangan.
Bosan di sini maksudnya adalah bosan dengan status hubungan "pacaran". Sekolah saja ada tingkatannya, iOS HP saja perlu diupgrade, masa hubungan kalian bertahun cuma gitu-gitu saja. Bosan dong. Apalagi rutinitas itu-itu mulu. Komuniasi lewat HP, tidak leluasa ngomong, tidak setiap saat bisa bertemu, pokoknya banyak hambatan. Belum lagi kalau ngambek nggak mau jawab telepon, nggak balas sms dan chat. Kalau sudah menikah kan tinggal serumah, ngambek pun bisa langsung dirayu (ecieeee).

4.si Cowok
Kenapa dengan si cowok? Nggak serius. Si cowok nggak mau diajak ke hubungan yang lebih serius. Bisa jadi takut kalau sudah menikah nanti hidupannya berubah menjadi lebih tidak enak. Tahu sendiri kalau cowok tipe manusia yang pengen bebas. Coba agar lebih jelas coba tanya para cowok kenapa mereka takut untuk menikah?
Si cowok "pura-pura bego" kalau dikodein si cewek tentang hubungan yang lebih serius. Nah, kebanyakan wanita ini jika sudah mendapat sinyal bahwa si cowok tidak mau diajak bicara serius seperti itu maka berpikir untuk menyerah. Si cowok secara tidak langsung memberi sinyal "tidak" atau "jangan dulu". Jangan salahin ya kalau ada pria lain yang mau ngajak serius. Cewek akan lebih memilih dia dan meninggalkamu.
Ada sih yang berpikir kalau si cowok merasa belum mampu menjadi sandaran para cewek. Terutama dalam urusan finansial. Hei, buat kamu para cowok, nggak usah khawatir akan hal itu. Meskipun kamu belum mapan, cewek akan mau diajak hidup seperti apapun asalkan dengan kamu. Epic memang, tapi itulah kenyataannya. Kecuali kamu menjalin hubungan dengan cewek matre, tentu saja dia akan memilih pria yang lebih gampang mengeluarkan uang daripada kamu yang pas-pasan. 
Buat para cowok, cewek itu nggak mau ngomong langsung karena malu. Masa iya yang ngajakin serius si cewek. Cewek itu pengen dilamar dengan romantis. Kalau udah dikode nggak ngerasa, diajak serius nggak mau ya sudah cewek akan menyerah. Mending cari pria lain yang mau diajak serius. Toh bukan remaja yang masih mentingin ego dan cinta. Udah pernah merasakan sih. Memang ada beberapa cewek yang to the point ngajak serius, tapi jarang menurutku. Kalaupun ada menurutku dia tipe cewek yang cuek. Padahal tipe cewek cuek itu ya nggak pusing soal hubungan.

5. Umur
Yak, Umur adalah hal yang sensitif untu wanita. Karena semakin berumur wanita akan merasa semakin tua dan merasa semakin tidak cantik. Umur 20th misalnya bagi wanita ini sudah dewasa, bukan remaja lagi. Umur 25th untuk sebagian besar wanita merasa pas untuk menikah. Lebih dari 25th wanita akan cemas karena istilahnya "umur keemasan" untuk menikah sudah lewat. Terlebih pada wanita yang memiliki cita-cita nikah muda akan kelabakan dong.
Sebenarnya nggak cuma zaman dulu sih nikah muda. Zaman sekarang juga masih banyak kok yang menikah muda. Kebanyak sih emang yang lulus SMA langsung kerja. Toh mau nunggu apalagi kalau sudah kerja, ya menikah dong.
Beda halnya dengan wanita yang berkarir ya. Kalau wanita berkarir sih biasanya tidak mementingkan umur untuk menikah. Malah biasanya mereka menikah menjelang kepala tiga.

6. Keluarga
Kalau untuk ditanya "kapan nikah?" nggak cuma cowok yang sering ditanya begitu sewaktu lebaran. Cewek sudah pasti, nggak cuma momen lebaran menurutku. Malahan yang sering ingin cepat menikah adalah pihak keluarga. Keluarga atau orangtua yang sudah kenal akrab dengan pasangan kita ya sudah pasti menginginkan kita ke tahap selanjutnya, yaitu menikah. Orangtua mana sih yang nggak ingin anaknya menikah apalagi sudah punya pasangan, bertahun-tahun lagi. 

7. Kepastian
Ya terakhir adalah kepastian. Cewek hanya membutuhkan kepastian. Kepastian bisa memiliki secara sah. kepastian menapaki puncaknya suatu hubungan yang disebut pelaminan. Serta kepastian kalau cuma si cewek yang dicinta dan dijadikan istri. Kalau sudah pasti kamu mau menghalalkannya ya sudah pasti perpisahaan setelah bertahun-tahun pacaran tidak akan terjadi.

Begitulah kira-kira alasan sebagian besar wanita yang tiba-tiba putus atau menikah dengan pria lain padahal sudah pacaran bertahun-tahun. Tentu saja tiap cewek berbeda-beda alasan. Tiap individu kan memiliki pemikiran dan perasaan yang berbeda, jadi bisa saja berbeda alasan.

Nah, kira-kira alasan apa teman-teman mengakhiri hubungan yang bertahun-tahun dijalani? Atau apa alasan kalian menikahi pria lain daripada menikahi pasangan yang bertahun-tahun kalian anggap pacar?

0 comments:

Post a Comment

Nuna. Powered by Blogger.
 

Nuna Margie Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review