Showing posts with label Kenangan Masa Kecil. Show all posts
Showing posts with label Kenangan Masa Kecil. Show all posts

Sunday, November 12, 2017

Pengalaman Awal dengan Drama Korea

Posted by Nuna Margie at 12:39 PM 0 comments
Annyeong Haseyo!!
Kali ini saya mau bahasa tentang drama Korea. Sebenernya nih sebelum demam drama Korea, aku sudah mengenal yang namanya drama Korea. Bahkan drama-drama sebelum drama Korea masuk. Drama Thailand, drama Jepang, drama China, dan drama Latin (telenovela) lebih dulu booming sebelum drama Korea dan aku mengikutinya.

Sebenarnya sebelum banyak orang demam sama drama Korea, aku sudah suka drama Korea. Tapi, entah kenapa sekarang biasa saja sama drama Korea. Rasa-rasanya mereka begitu mengagung-agungkan dan aku pun jadi malas, haha. Sekarang beralihlah aku ke Anime. Bahkan teman seangkatanku juga demam drama Korea kok aku mikirnya "Seberapa dalam sih kamu tahu drama Korea? Kamu tahu juga awal-awal ini karena boyband Korea. Jauh sebelum kamu, aku sudah tahu drama Korea". Tapi nggak aku ungkapinlah, hehe...

Dulu nih, pemai drama Korea itu nggak secatik dan setampan sekarang. Apalagi Lead Malenya. Bahkan nggak seputih sekarang. Dulu ya masih jelek-jeleklah ya, mungkin belum booming operasi plastik.

Drama Korea pertama yang aku tonton? Hmm yang jelas sih bukan Endless love semua versi, walaupun itu yang buat booming drama Korea. Aku ingat banget sih sewaktu SMP itu nonton seri Lovers, Lovers in Paris, Lovers in Prague (kalau ini aku agak lupa). Seri Lovers ini pemain ceweknya sama, tapi pemain cowoknya beda-beda. Inget banget bahas ini sama teman sebangku yang juga doyan nonton drama Korea, soalnya pemeran ceweknya mirip banget sama teman SMP sekelas namanya Ayunda. Habis Lovers nonton drama Chae Rim, Oh Pil Seung (kalau tidak salah) yang jelas setelah Oh Pil Seung ini aku sama temanku heboh sama drama terbaru 18 VS 29, yang ceritanya nih lead female di 18VS29 adalah saingan Chae Rim di Oh Pil Seung.

Drama Chae Rim yang lain itu All About Eve. Ini inget banget soalnya bercerita tentang pembaca berita. Di mana ekspresi di sini sangat diperhatikan. Chae Rim yang ramah sering tersenyum dimarahi dibilang ini bukan acara komedi, jadi nggak perlu senyum. Bahkan saat wawancara dan Chae Rim menangis karena sedih pun dimarahi. Sebel dengan saingan Chae Rim atau antagoisnya, Chae Rim suka teman masa kecil eh direbut. Chae Rim move on ke laki-laki lain, eh mau direbut juga. Bahkan teman masa kecil Chae Rim meninggal karenanya, dia nggak merasa bersalah. Untung saja Chae Rim berakhir bahagia.

Ingat juga pernah nonton My Girl yang OSTnya bagus ngerap gitu. Han Chae Young di Sassy Girl Chun Hyang ditayangin berulang-ulang dan tetap aku nggak pernah nonton awalnya bahkan sampai sekarang nggak tahu cerita awalnya gimana, haha. Dulu yang sering nayangin drama Korea itu Indosiar.

Malam hari pukul 20.00 di Indosiar nonton Friends, gabungan drama Korea dan Jepang. Aku suka Won Bin dari drama ini, kalau Kyoko Fukada mah memang tahu banyak drama Jepangnya. Tapi entah mengapa di Endless Love aku nggak suka Won Bin ya? Kalau sekarang mah masih suka Won Bin.

SMA, teman-teman heboh drama Korea yang ditayangin di TV. Pada ngomong di sekolah, aku nggak ngomong sih, tapi aku nonton juga. Dulu heboh Gumiho apa Brilliant Legacy ya? yang katanya Lee Seung Gi itu nggak tampan tapi manis. Pas aku ikutan ngobrol tentang ini drama nih sempat ditegur sama sahabat. Intinya sih jangan ikut-ikutan seperti mereka heboh drama Korea, norak. Padahal dia sendiri pernah gabung ngobrol tentang Lee Seung Gi. Kan dalam hati ndongkol, akhirnya aku diam deh. Padahal dia nggak tahu ajah, sebelum mereka-mereka aku sudah sering nonton drama Korea. Kan aku dan ibuku juga hobi nonton drama Korea, haha...

Jauh sebelum drama-drama tersebut sebenarnya aku sudah pernah nonton drama Firework Lee Young Ae. Aku inget banget ini TK atau SD gitu. Orangtuaku kan dua-duanya kerja, nah sering di rumah sendiri kan. Sering main ke tempat bulek di sebelah rumah. Bulek sering banget nonton drama Thailand. Nah, ngepas bulek nonton ini, aku juga ikutan nonton. Dulu kan sering banget disuruh tidur siang kan, nah anak bulek (lebih muda setahun dariku) dan aku sering disuruh tidur siang. Istilahnya dikeloni sambil nonton TV. Aku sih jels nggak bisa tidur dan malah ikut-ikutan nonton drama Firework ini.

Firework sih ceritanya bukan tentang kisah cinta seperti Drakor pada umumnya. Tapi tentang anak dan bapak (kalau nggak salah ingat). Soalnya nonton ini sudah lama banget. Nyari dramaya pun susah. Adegan yang paling diingat sih di mana Lee Young Ae di pantai jalan sambil nenteng sepatunya. Ingat banget rambut Lee Young Ae pendek dan keriting. Dulu sempat mikir ini drama Thailand soalnya sama-sama putih udah gitu sudah didub kan. Firework ini ditayangin di ANtv.

Awalnya saja aku tidak tahu drama apa ini. Soalnya memang nggak tahu info drama ini. Dan baru kuliah saja ini akhirnya tahu bahwa drama ini judulnya Firework. Aku yakin kalian yang demam Korea baru akhir-akhir ini nggak tahu drama ini.

Kalau kalian? Drama apa yang pertama kalian tonton? Yuk berbagi.

Tuesday, May 23, 2017

All About Eve

Posted by Nuna Margie at 1:56 PM 0 comments
Selamat siang teman-teman. Kali ini saya akan membahas tentang drama Korea zadul lainnya. Drama kali ini berjudul "All About Eve" (이브의 모든것). Drama ini diperankan oleh Chae Rim. Che Rim ini dulu sering main drama yang masuk ke Indonesia ya. Seingetku sih banyak drama Chae Rim yang masuk ke Indonesia dulu, nah salah satunya ini.

Inget banget nih cerita tentang penyiar berita TV gitu. Nah, Chae Rim ini muka ramah, sementara saingannya muka judes. Jadi, ceritanya itu Soen Mi (Chae Rim) hanya punya ayah, nah dia punya orang yang disuka bernama Woo Jin. Dia teman masa kecil kalau tidak salah.

Nah, si Yeong Mi ini juga cuma punya ayah, tapi ayahnya itu kasar sama Yeong Mi. Nah, ayahnya ini kecelakaan gitu dan meninggal. Yeong Mi ini seolah-olah kehilangan banget, padahal ya seneng ayahnya meninggal. Ayah Seon Mi yang kasihna pun menganggap Yeong Mi sebagai anaknya.

Seon Mi ini berusaha baik sama Yeong Mi, tapi Yeong Mi nggak suka. Yeong Mi yang tahu Seon Mi suka dengan Woo Jin, akhirnya merayu Woo Jin.Woo Jin pun akhirnya jatuh cinta sama Yeong Mi. Pokoknya si Yeong Mi ini berusaha merebut apapun yang disukai Seon Mi. Sampai Seon Mi disukai oleh orang kaya, nah Yeon Mi ini berusaha merebutnya juga. Padahal Woo Jin ini sudah cinta buta sama Yeong Mi. Sampai Woo Jin ini meninggal gara-gara menyelamatkan Yeong Mi (kalau tidak salah), Yeong Mi dengan tenang membawakan berita dan tidak merasa bersalah sama sekali. Pokoknya si Yeong Mi ini sudah jadi keras hati gitu. Tapi akhirnya dia menyesal sih. Nah, si Seon Mi anak baik hidup bahagia dengan si kaya.









Subtitle All About Eve Episode09

All About Eve Episode 10
Subtitle All About Eve Episode10


All About Eve Episode 11
Subtitle All About Eve Episode11

All About Eve Episode 12
Subtitle All About Eve Episode12

All About Eve Episode 13
Subtitle All About Eve Episode13

All About Eve Episode 14
Subtitle All About Eve Episode14

All About Eve Episode 15
Subtitle All About Eve Episode15

All About Eve Episode 16
Subtitle All About Eve Episode16

All About Eve Episode 17
Subtitle All About Eve Episode17

All About Eve Episode 18
Subtitle All About Eve Episode18

All About Eve Episode 19
Subtitle All About Eve Episode19

All About Eve Episode 20
Subtitle All About Eve Episode20


Link akan segera diupdate. Jika ada link yang rusak silakan tinggalkan komentar agar bisa segera diperbaiki.

 Margie


Monday, August 22, 2016

Link Drama Thailand Jadul

Posted by Nuna Margie at 1:29 PM 1 comments
Ini saya nemu beberapa link dari youtube yang pemainnya aktris jadul, tapi saya nggak tahu judul lakorn ini apa. Siapa tahu ini lakorn yang kalian tahu:

Pamela Bowden:
1. https://www.youtube.com/watch?v=eLCR4T_yWhs


Sam Yuranant
1. สวรรค์ยังมีชั้น https://www.youtube.com/watch?v=e1qnnfe6jHo
2. Kabut Cinta https://www.youtube.com/watch?v=ztytwKS_VO4
3. Maya Tawan https://www.youtube.com/watch?v=2hBW2-Zd0R8

Lakorn: Sawan Biang 1988 VS Sawan Biang 2008

Posted by Nuna Margie at 9:42 AM 0 comments
Sawadhikhaa....
Masih pagi, masih semangat buat nulis nih.
Kali ini sesuai janji saya di ulasan sebelumnya tentang Sawan Biang, yaitu memberi ulasan apakah sama atau berbeda Sawan Biang "Sam" dan Sawan Biang "Ken". Nah, setelah kulihat Sawan Biang versi Sam dengan membaca sinopsis Sawan Biang versi Ken rupanya sama. Hanya diremake ulang saja.

Jadi, cerita Sawan Biang 1988 bercerita tentang Leela yang memiliki tunangan akan segera menikah. Nah, pas di jalan raya nih mereka kecelakaan dengan sebuah mobil. Tunangan Leela meninggal, begitu pula dengan istri pengendara mobil. Leela merasa terpukul nih dan stress. Lalu si pengendara mobil pun merawat dan memberikan perhatian pada Leela. Lama-lama pria itu pun jatuh cinta dengan Leela. Leela pun akhirnya luluh dan mau menerima pria itu.

Nah, Pas diajak makan siang nih. Leela nggak sengaja ketemu Kawee, ternyata pria itu adalah ayah Kawee. Kawee adalah pria yang dulu disukai Leela, sayangnya Leela ditolak olehnya. Akhirnya Leela menerima lamaran ayah Kawee dan menikah.

Leela membawa ibu dan dua adiknya masuk ke rumah Kawee dengan izin ayah Kawee. Selama di sana nih, Kawee jahilin adik Leela yang cowok, nah si adik pun cuma bisa menghindari Kawee (pas lihat ini kasihan banget). Narin juga nggak luput dari "kejahilan" Kawee. Bahkan Narin diculik dan diperkosa oleh Kawee.

Kawee dan ayahnya selau bertengkar. Nah, suatu hari nih ayahnya kena serangan jantung pas berantem dengan Kawee. Leela pun merawat ayah Kawee, Kalau menurutku sih sikap Leela pura-oura baik di depan ayah Kawee, tapi semena-mena di belakang. Terutama dengan pembantu. Ada adegan di mana ibu Leela ingin membantu pembantu rumah tangga memasak, tapi para pembantu nyindir-nyindir ibu Leela gitu. Leela yang dengar pun marah dan mengata-ngatai para pembantu. Semenjak itu sikap Leela jadi semena-mena.

Kawee kembali bertengkar dengan ayahnya, sayangnya kali ini menyebabkan ayah Kawee meninggal karena serangan jantung. Di sini Kawee merasa menyesal. Muncullah surat wasiat yang mengatakan bahwa rumah itu tidka boleh dijual. Mereka (Kawee, Leela dan keluarga) harus tinggal di satu atap. Kawee dan Leela punperang mulut terus.

Saking kesalnya nih, Kawee menculik Narin yang polos. Diperkosalah Narin lalu ditinggal begitu saja. Keluarga cemas dong nyari karena beberapa hari menghilang. Narin pulang dalam keadaan shock. Beberapa bulan atau minggu nih si Narin mual-mual, sakit gitu. Ternyata dia hamil. Di sini Kawee merasa kasihan sama Narin dan mulai jatuh cinta.

Dia pun memutuskan tinggal dibutik tempat dia bekerja juga. Ini tanpa sepengetahuan keluarga. Narin menghindari Kawee. Padahal Kawee selalu mencari Narin. Kawee berusaha meminta maaf sama Narin. Ibu dan Leela megetahui tempat tinggal Narin dan mengunjunginya secara sembunyi-sembunyi dari Kawee. Namun akhirnya Kawee tahu juga kok. Nah, setelah anak itu lahir, Kawee dan Narin pun baikan deh. Mereka hidup bahagia. Dan si Leela sepertinya setuju dengan hubungan mereka.

Kalau di sini, Narin bekerja sebagai perancang busana, Dia bekerja di butik nggak tahu milik dia atau milik orang lain. Kalau Sawan Biang 2008 itu si Narin penjual bunga ya? (soalnya belum nonton yang versi ini).

Nah, bentuk rambut pada masa itu tuh gede banget haha. Narin sama Leela menurutku lebih cantik Leela sih. Tatanan rambutnya juga bagusan Leela, tapi mungkin lebih up to date Narin pada masa itu ya. Rambutnya pada gede-gede dan tebel gitu, terutama bagian poni yang disasak.

Pemeran Leela sudah meninggal ya yang versi ini. Kalau nggak salah kena kanker.

Tahun 1998 juga ada remakean Sawan Biang, tapi nggak seterkenal yang 1988 dan 2008.

Lagi mau nyoba cari Sawan Biang yang 2008. Agak susah karena nggak ada yang subtitle Indonesia. Bagi yang tahu link bersubtitle Indo beri tahu dong. :D

Monday, July 25, 2016

Drama Thailand: Sawan Biang

Posted by Nuna Margie at 3:17 PM 0 comments
Sawadikap!!
Siang teman-teman. Sudah lama tidak mampir ke blog nih, lagi sibuk masalah dunia. Sedang mengerjakan skripsi sih. Mohon doanya saja cepat selesai biar bisa update lagi tentang lakorn, anime, maupun musik jadul.

Kali ini saya mau bahas tentang lakorn jadul nih (baca saja pembukanya sudah pakai bahasa Thailand). Judulnya Sawan Biang atau Paradise Diversion. Berhubung kemarin nyari drama ini dan ketemu (alhamdulillah banget pokoknya). Walaupun kualitas masih jadul sih (padahal sudah 300an mb) dan tidak bersubtitle. Bayangin ajah nnonton sambil mereka-reka mereka ngomong apaan. Haha. Bagi yang pernah nonton dan pengen nostagia kan nggak masalah. Pasti rela dong download cuma buat nonton ini lagi. Nanti deh bakal aku kasih link buat download.

Sawan Biang ini di negeri asalnya muncul pada tahun 1988, kalau di Indonesia tahun 90'an ya? Tepatnya lupa tahun berapa. Maklum saja, aku maish kecil kurang begitu ingat. Pemainnya yaitu aktor favorit aku Sam Yuranan dan "Tui" Monrudee Yamaphai. Monrudeenya ini kalau nggak salah sudah meninggal lama.

Sawan Biang juga ada nih yang terbaru, tahun 2008. Pemainnya Ken dan Anne. Aku sih belum tahu apa cerita sam kemudian di remake. Atau malah judulnya saja yang sama. Pernah baca juga Sawan Biang ada versi tahun 1988. Tapi semua belum aku tonton. Ini yang versi Sam baru aku download. Nanti deh bakal aku share lagi. Ditunggu saja ulasan dariku nanti ya.

Sinopsis:

Leela akan menikah dalam beberapa hari tapi sayangnya, ia dan pengantin pria mengalami kecelakaan. Pengantin pria meninggal tapi dia selamat. Kid, yang menabrak mereka, juga kehilangan istrinya dalam kecelakaan. Kid membantu Leela biaya perawatan medis dan memulihkan kondisi batinnya.Setelah Kid tahu tentang Leela, ia jatuh cinta dan mengusulkan untuk menikah dengannya. Meskipun Leela tidak mencintai Kid, dia menerima menikah dengannya. Kemudian, ketika Leela tahu bahwa Kid memiliki seorang putra bernama Kawee, dia ingin membalas dendam. Leela sewaktu muda jatuh cinta dengan Kawee, tapi dia menolaknya dengan sombong.Kid mengizinkan Leela untuk membawa keluarganya tinggal bersamanya, jadi dia membawa adiknya, Narin, Rermrerk, dan ibunya untuk hidup bersama. Semua itu memancing kemarahan Kawee yang tidak setuju dengan pernikahan baru ayahnya. Ketika ia tahu bahwa ibu tiri barunya lebih muda dari dia, terutama karena dia Leela, ia membenci keluarganya juga. Dia sering bertengkar dengan ayahnya sampai suatu hari, Kid mengalami serangan jantung dan meninggal. Kawee sangat menyesal menyebabkan kematian ayahnya.Setelah pemakaman Kid, mereka membagi hartanya untuk Kawee dan Leela, tapi mereka tidak diizinkan menjual rumahnya. Keluarga Kawee dan Leela hidup di rumah yang sama secara terpisah, tetapi Leela yang mencintai dan membenci Kawee terus mengganggu dan bertengkar dengan dia. Kawee membenci ibu tirinya karena ia berpikir bahwa ia mencuri cinta ayahnya dari dia.Ketika Kawee tinggal di rumah yang sama dengan Narin, ia selalu menempatkan kebencian dan kemarahannya pada Narin, adik Leela ini. Setiap kali Kawee bertemu Narin dan bicara tajam, Kawee tanpa sengaja jatuh cinta dengan dia dan cemburu pada Pawan, seorang pria yang naksir pada Narin.

Sinopsis di atas aku ambil dari sinopsis tahun 2008. Persamaan dan perbedaan bisa kalian yang menilai, terutama Anda-anda yang pernah menonton Sawan Biang versi Sam. Hehe. Silakan berpendapat. :)

Wednesday, May 18, 2016

Daftar Acara TV Misteri Zaman Dulu

Posted by Nuna Margie at 3:02 PM 3 comments
Selamat Siang teman!
Kenapa saya mau bahasa tentang acara TV yang seram zadul? Soalnya acara TV horor yang sekarang kualitasnya menurutku kurang bagus. Seperti dibuat-buat gitu, beda sama acara horor zadul. Yang paling kusuka sih dulu di ANTV tayang seminggu sekali sekitar pukul 20.30 atau 21.30 gitu. Pokoknya pas aku kecil masih bisa nonton. Beda sama Kismis (Kisah Misteri) di RCTI yang tayang pukul 22.00 tiap mau nonton pasti ketiduran dulu, hikz.
Kita bahas acara TV yang paling aku suka dulu, yaitu:

1. TV Misteri di ANTV
Kalau dulu sih aku tahunya Misteri gitu ajah, setelah nyari info ternyata nama programnya TV Misteri. Sumpah dulu serem banget. Bukan seperti Dunia Lain sih, cuma kayak kisah nyata yang horor terus difilmin gitu. Dulu sih sebelum dimulai ada pak Kiai yang ngomong dulu, minta kita ambil hikmahnya. Masih ingat banget cerita yang judulnya "Ajal yang Tertunda".

"Ajal yang Tertunda" ini ceritanya seorang wanita dan pria yang jatuh cinta, sayangnya hubungan mereka nggak direstui sama keluarga si cowok. Namun, entah bagaimana nih mereka akhirnya menikah. Nah si cewek ini disiksa gitu sama ibu mertuanya pas suaminya nggak ada. Sampai suatu ketika si cewek ini hamil. Dia diminta masak buat anaknya yang lain. Nah, setiap hari nih si cewek ini dikasih makan tahu tempe doank, padahal keluarga itu makan ayam dan daging gitu. Suatu hari nih pas disuruh goreng ayam, se cewek ini nyidam dan pengen banget makan ayam goreng itu. Maka diambillah ayam itu dan memakannya diam-diam, tapi ketahuan sama ibu mertuanya (kalau tidak salah ingat). Eh, si cewek itu malah makan tulang paha sekalian. Nggak bisa bernafas nih, akhirnya mati. Suaminya sedih gitu tahu istrinya mati padahal lagi hamil gede. Dikubur deh itu istrinya (ala Cina kayaknya). Nah, suatu malam ada pencuri (sepasang suami istri kalau tidak salah) mayat kuburan bongkar itu dan mendapati mayat masih cantik dan bagus. Cincin dan perhiasan diambil gitu. Nah sampai entah mengapa keduanya ini mukul punggung mayat ini, hingga tulangnya keluar. Hidup lagi deh. Nah, si cewek ini ke rumah suaminya. Eh, bukannya diterima lagi nih, malah diusir. Akhirnya dia pergi deh. Kalau nggak salah akhirnya dia tidur di gubug gitu.

Ada juga yang cerita tentang merbot mushola apa masjid gitu, Wak Umar kalau nggak salah. Jadi, awal cerita nih dia mati sesak nafas (kalau nggak salah). Terus dia hidup lagi, sayangnya dia itu bau busuk. Istri, anak, dan bahkan tetangga dia itu nggak nerima dia gitu karena bau bangkai. Istrinya pergi ninggalin dia deh pulang ke orangtuanya. Terus keluarga X (karena lupa haha, pokoknya dia seperti ustad gitu) masih nerima dia gitu jadi merbot. Sampai suatu hari dia ditabrak mobil, nah kali ini bener-bener mati udah dikubur gitu. Tapi, pas subuh-subuh dia keliling bangunin warga buat sholat. Nah, kejadian ini buat warga takut, soalnya wak Umar ini kan udah meninggal. Bahkan yang ini wajahnya bener-bener pucat seperti orang meninggal. Kalau nggak salah yang terakhir ini bukan hidup lagi, tapi arwahnya gitu. Nah, si anak uztad ini subuh-subuh di luar nih. Di gerbang, wak Umar ini manggil-manggil nama anak uztad ini sambil gedor-gedor pagar minta bangunin bapaknya (uztad) supaya sholat subuh. Alhasil, anak uztad ini takut donk. Dia masuk deh tuh panggil ayahnya. Keluar deh dia sama ayahnya lihat wak Umar, tapi udah nggak ada. Karena mendapat keluhan dari warga yang ketakutan. Nah, si Uztad ini ngomong dan bujuk wak Umar supaya pergi, soalnya dia sudah meninggal gitu. Pokoknya pas nonton ini tuh serem banget.

Ada juga cerita yang pemiannya itu Omas. Omas sama suaminya ini nggak punya tempat tidur (dipan) gitu. Nah, si Omas minta tuh sama suaminya. Nyari deh tuh bahan, ternyata suami Omas ini ambil bahan dari peti mati. Dibikin deh itu papan-papan buat tempat tidur. Nah, pas digunain nih, tempat tidurnya goyang-goyang sampai melayang gitu (kalau nggak salah ke kuburan yah) bahkan Omas ini masih diangkut tempat tidur. Pokoknya antara takut sama mau ngekek kalau nonton ini.

Cerita tentang pencuri perhiasan di kuburan Cina juga ada. Ceritanya nih ada pencuri di kuburan Cina, maklum kan kalau orang Cina dikubur sekalian dengan perhiasan gitu. Nah, si mayat ini pakai cincin gitu. Karena susah melepaskan cincin itu, akhirnya dipotong deh itu jari mayat. Nah, si pencuri ini dihantui deh sama mayat ini.

Ada juga pencuri gigi mayat. Kalau nggak salah karena gigi si mayat (lagi-lagi di kuburan Cina) ini terbuat dari emas atau gimana gitu. Gigi mayat ini akhirnya dipreteli dan dicuri gitu buat dijual. Pokoknya si pencuri ini juga digangguin mayat itu gitu.

Ada juga cerita tentang seorang cowok yang disukai sama hantu ya. Terus buat ngilangin si hantu nih sama dukun si cowok itu diminta makan sate kambing muda atau apa gitu lupa. Terus diminta itu tusuk satenya diumpetin (diselembar kain kafan atau apa gitu). Nanti kalau hantunya datang lagi, disuruh deh itu si cowok nusuk hantu pakai tusuk sate itu.

Ada juga kalau nggak salah judulnya "Baju Pengantin Berdarah" agak-agak lupa gitu. Pas aku nonton sih ada orang (penjaga atau satpam gitu) lihat si pengantin (yang sudah mati) itu jalan keluar rumah dengan masih pakai baju pengantin itu, ditambah lagi ada gagak gitu. Pokoknya serem deh.

Ada juga tentang hantu pohon pisang gitu. Lupa ceritanya. Pokoknya takut juga habis nonton ini kalau malam-malam lihat pohon pisang. Katanya pohon pisang tempat tinggal hantu gitu.

Ada juga cerita tentang sepsang kekasih yang mau nikah gitu. Nah di perjalanan menuju tempat si cewek. Nih manten cowok beserta rombongan nih kecelakaan. Anehnya, seluruhnya datang di acara si cewek. Eh nggak tahunya semua yang ada di sana itu hantu.

Cerita tentang sepasang pengantin baru nih. Pas buka kado nih isinya ternyata nangka. Pas istrinya hamil dan melahirkan, masa anaknya nangka coba.

Cerita persaingan dua warung makan yang sebelahan. Jadi salah satu pemilik warung makan minta bantuan dukun biar usahanya laris dan usaha di sebelahnya bangkrut. Diminta deh si penjual warung yang pengen laris itu menebar tanah kuburan di depan warung saingannya. ALhasil, warungnya laris manis. Sementara warung sebelah nih sepi karena tiapa ada yang mau jajan dilihatin pocong gitu, juga nasinya cepat bau.


Pokoknya masih banyak cerita gitu yang aku nonton tapi agak-agak lupa. Acara ini yang paling kusuka dibanding acara horor lain gitu.

2. Kisah Misteri (Kismis) di RCTI
Kalau ini mah udha terkenal yah. Pembawa acaranya juga Charoline Zachrie. Aku sih agak jarang nonton ini karena ini tayang pukul 22.00 gitu. Tiap nungguin acara ini eh ketiduran. Nggak banyak sih yang aku tonton, paling beberapa.

Yang aku ingat cerita tentang sebuah rumah yang ternyata dibangun di atas kuburan gitu. Jadi, keramik-keramik di rumah itu pada pecah gitu. Terus diteror hantu-hantu. Dipanggillah pak kiai dan kalau nggak salah jadinya semua mayat disitu dipindah ke kuburan ya? Aku agak lupa.

3. Dunia Lain di TransTV
Dunia lain ini kalau dulu live nggak sih? AKu agak lupa. Nggak kayak sekarang yang seolah-olah dibuat. Dunia lain pertama ini seperti nyata gitu. Penampakannya. Hantunya. Inget dulu itu pukul 23.00 ya tayangnya. Sampai harus bener-bener begadang buat nungguin acara ini. Malahan kebanyakan ketiduran daripada nonton acara ini. Inget banget pembawa acaranya Harri Pantja yang juga main di Andai Dia Tahu jadi dukun, haha.

4. Percaya nggak Percaya di ANTV
Ini sih semacam Dunia Lain gitu. Tapi berhubung di ANTV, aku lebih suka nonton Dunia Lain di Trans gitu. Beda sih sama Dunia Lain yang banyak uji nyalinya. Kalau nggak salah acara ini ada reporter yang nyari tempat-tempat angker ya?

5. Gentayangan
Kalau acara ini sih mirip banget sama Dunia Lain. Bahkan terkenal kata UKA-UKA. Hostnya serem juga sih, Toro Margens. Karena merasa acara ini ngikut yang sebela, jadinya aku nggak begitu suka deh.

Lebih banyak bahas TV Misteri ya? Iya donk orang aku sukanya TV Misteri kok. Haha. Maaf saja sih kalau penyuka acara lain merasa nggak adil. Hehe.
Jangan lupa komentar ya.

Thursday, May 12, 2016

Nostalgia Kuis-Kuis Terkenal Jaman Dulu

Posted by Nuna Margie at 8:05 PM 0 comments
Selamat sore, teman-teman!
Hari ini hari Kamis, saya sudah mmebuat jadwal sih kalau hari Kamis waktunya membahas hal-hal yang berhubungan masa kecil aku gitu. Maklum saja, sering sih aku mengenang masa kecil. Pengen kembali merasakan pengalaman sewaktu kecil gitu.
Yosha! Kali ini saya mau bahas tentang kuis-kuis di TV yang dulu pernah saya tonton. Maklum saja, masa kecilku juga sering nonton TV. Nggak seperti sekarang yang hampir tidak pernah menonton TV lagi. Habisnya kalau nonton TV suka kalah sama Ibu Suri yang sukanya nonton India di ANTV. Padahal drama Indianya dari pagi sampai malam ada terus. Lagi pula di TV sudah nggak ada acara bagus lagi, ya mending online nonton laptop. Betul?
Ngomong-ngomong tentang kuis, sekarang pun masih banyak kuis sih, tapi nggak berkesan seperti kuis zaman dulu gitu. Kalau sekarang mah menjamurnya audisi-audisi gitu. Ada sih kuis zaman dulu yang ditayangin lagi dengan konsep dan pembawa acara yang berbeda. Kalau menurutku sih rasanya juga berbeda. Atau judul kuis yang dulu ditambahi sepatah dua patah kata biar kesannya sama tapi beda gitu.
Tidak usah berpanjang lebar. Mulai kita bahas yoo.

1. Celoteh Anak
Kuis Celoteh Anak ini aku pernah beberapa kali nonton.
Katanya sih sebelum jadi Celoteh Anak nama kuis ini bernama Kata Si Kecil. Kuis Indonesia ini berdasarkan lisensi acara Child's Play. Dalam acara kuis ini, 2 orang kontestan saling berkompetisi untuk menebak apa yang berada di dalam pikiran anak-anak. Acara Kata Si Kecil ditayangkan sejak tanggal 22 Juli 1996 sampai 12 Juni 1998 di ANTV selama 30 menit dan pembawa acara kuis ini adalah Kepra.
Celoteh Anak ini tayang di Indosiar dengan pembawa acara Dewi Hughes yang khas dengan kerudung topinya. Kuis Celoteh anak ini mulai pada 8 Februari 2001 sampai 24 Desember 2005.
Dari kedua nama di atas, saya sih lebih tahu Celoteh Anak. Seingatku sih permainan ini menghadirkan anak-anak kecil di dalam beberapa layar, nah salah satu peserta diminta memilih anak mana yang akan didengar celotehannya. Setelah memendengar nih, video anak ini akan di paus gitu. Nah si peserta bakal nebak nih kira-kira anak ini bakal ngomong apa atau milih apa gitu. Selebihnya sih lupa, hehe.

2. Dangdut
Beberapa kali juga nonton kuis ini meski terpaksa karena nggak suka dangdut dan nggak ada acara bagus lain. Inget banget sama jingle kuis ini "Apaan tuh?" sama Jaja Mihardja dengan memicingkan satu mata, terus dijawab deh dengan "Kuis Dangdut".
Kuis ini tayang di TPI dari 3 September 1994 sampai 24 April 2004. Dalam kuis ini dibagi dua tim dengan masing-masing tiga peserta. Tim pertama Dang dan tim kedua Dut, nggak pernah berubah kayaknya. Kuis ini nebak-nebak lagu dangdut gitu, jawabnya juga pakai nyanyi. Nah kuis ini juga ada disuruh joget diiringi lagu gitu, nah pas lagu berhenti mendadak peserta juga harus berhenti joget dan nggak boleh gerak harus sesuai posisi sewaktu lagu berhenti.

3. Family 100
Meski sering dibuat ulang acara Family 100 nih aku lebih suka dengan versi Sonny Tulung. Lebih-lebih yang di Indosiar, walaupun di Indosiar sebenarnya lanjutan dari Family 100 yang ada di ANTV. Kalau di ANTV acara dimulai dari 1 April 1996 sampai 28 November 1998. Sedangkan, di Indosiar mulai dari 5 Juli 1999 sampai 29 Agustus 2004.

4. Indosat Galileo
Yang paling aku inget dari kuis ini adalah pemenangnya dikasi boneka sarjana. Pemandu kuis ini adalah Rony Waluyo dan Susan Bachtiar di SCTV. Kuis ini dimulai pada 2 Mei 1999 sampai 27 April 2003.
Kalau menurut aku sih kuis ini kayak menguji kepintaran secara ilmiah gitu. Soalnya selalu ada peragaannya gitu, terkadang juga butuh alasan yang logis.
Dulu nih pengen banget sama bonekanya.

5. Kata Berkait
Kuis ini sering aku mainkan juga sama teman-teman nih. Tinggal gambar tangga, isi deh paling atas dan paling bawah. Teman disuruh ngisi deh.
Kata Berkait merupakan sebuah acara kuis Indonesia yang disiarkan RCTI yang dipandu oleh Nico Siahaan yang kemudian dilanjutkan oleh Taufik Savalas. Acara ini ditayangkan setiap hari Senin-Jumat, sejak tanggal 2 Oktober 1995 sampai 28 Desember 2001. Berisi acara yang berhubungan dengan permainan kata-kata dan mengudara selama 30 menit.
Ini merupakan salah satu kuis favorit saya nih.

6. Komunikata
Komunikata adalah sebuah kuis Indonesia berdasarkan lisensi Hot Streaks milik FremantleMedia sejak tanggal 25 September 2000 sampai 30 September 2005 di TPI.  Dalam acara ini, 2 kelompok kontestan saling adu kemampuan berkomunikasi dan berkata-kata. Acara ini dibawakan oleh Isam Surentu yang kemudian digantikan Indra Bekti pada 4 bulan terakhir penayangannya. Kuis ini kemudian bereinkarnasi menjadi Katakan Katamu (ANTV, 2010-2011) dan Kata Bergaya (ANTV, 2014).
Di babak permainan, setiap kelompok harus memainkan sebuah kata. Tugas kontestan adalah menebak kata soal dengan petunjuk dari kontestan sebelumnya. Waktu bermain untuk setiap kelompok adalah 40 detik. Permainan suatu kelompok akan berakhir jika waktu habis, mengulang kata bantu yang telah dipergunakan sebelumnya (kecuali untuk kata-kata tertentu), menyebutkan kata soal, atau menggunakan istilah asing yang tidak lazim dipergunakan. Jika ke-4 kontestan penebak berhasil menjawab kata yang dimainkan (sapu bersih), maka kelompok kontestan yang melakukan sapu bersih itu akan mendapat hadiah bonus Rp500.000,00.
Skor yang akan diperoleh kelompok setiap kontestan penebak yang berhasil menebak kata soal adalah 5 poin di babak I-II dan 10 poin di babak III.
Kelompok kontestan yang perolehan skor akhirnya lebih tinggi di akhir babak III akan masuk ke babak bonus, yang lebih rendah perolehan skor akhirnya akan mendapat hadiah hiburan saja. Jika ke-2 kelompok kontestan memperoleh skor akhir sama kuat, maka akan diadakan babak tie break (penentuan). Pembawa acara akan memberikan 1 kata soal, kemudian kontestan terdepan dari kelompok yang menempati posisi sebelah kanan (posisi juara bertahan) pembawa acara mempunyai hak untuk memainkan kata soal tie break atau melemparkan kata soal tie break kepada lawannya. Kelompok pemain soal tie break harus melakukan sapu bersih untuk menang. Jika tidak sapu bersih, maka kelompok lawannya akan masuk ke babak bonus. Nilai akhir kelompok pemenang setelah tie break selesai tidak akan berubah.
Aku pernah ngikutin kuis ini sama teman-teman nih di rumah. Berhubung cuma empat bersahabat, kuis pun cepat selesai, haha.

7. Piramida
Kuis Piramida ini dipandu oleh Ronny Sianturi di RCTI sejak tanggal 30 Oktober 1995 sampai 29 Desember 2000. Kemudian acara ini bereinkarnasi menjadi Piramida Baru yang (tetap) ditayangkan di RCTI (2001-2003). Acara ini merupakan adaptasi dari kuis Amerika Serikat yakni The $10,000 Pyramid.
Di babak Piramida Kecil, 2 pasang kontestan akan beradu kecepatan dan ketepatan menebak kata/frasa. Terdapat 6 kategori dalam babak ini. Di setiap kategorinya terdapat 6 kata/frasa yang harus ditebak dengan tepat oleh kontestan penjawab. Waktu untuk memainkan setiap kategori adalah 30 detik. Kata/frasa jawaban yang dilewatkan (di-pass) tidak dapat diulangi, meskipun masih ada cukup waktu. Salah satu dari 6 kategori merupakan kategori piramida emas, dimana jika ke-6 kata di dalamnya sukses tertebak, kontestan pemainnya akan mendapatkan hadiah bonus berupa barang. Pasangan kontestan dengan skor akhir lebih besar setelah ke-6 kategori dimainkan, akan masuk ke babak piramida besar. Jika skor akhir ke-2 pasangan kontestan sama kuat, maka akan diadakan 2 kategori ekstra (setiap pasangan kontestan hanya memainkan 1 kategori ekstra). Babak piramida kecil dimainkan 2 putaran tiap episode.
Babak ini hanya dimainkan oleh pasangan kontestan pemenang babak piramida kecil dan dimainkan 2 putaran tiap episodenya. Di babak ini, kontestan pengarah harus dapat mengarahkan kontestan penjawab untuk dapat menjawab 6 kalimat jawaban di babak ini (semuanya berhubungan dengan suatu kategori). Waktu untuk bermain di babak bonus adalah 70 detik. Jika kontestan pengarah mengucapkan kata yang merupakan bagian dari kalimat yang sedang ditampilkan, maka kalimat tersebut akan didiskualifikasi sehingga hadiah yang dapat diperoleh dari kalimat tersebut tidak dapat diperoleh. Kalimat yang di-pass dapat diulangi lagi jika masih ada cukup waktu.

8. TAK TIK BOM
Tak-Tik Boom adalah salah satu acara kuis Indonesia ciptaan Ani Sumadi yang dipandu oleh Dede Yusuf. Dalam acara ini, 2 kontestan saling adu pengetahuan dan strategi. Acara ini ditayangkan di RCTI, pada dekade 1990-an dan 2010-an.

9. Tebak Gambar
Tebak Gambar adalah salah satu acara kuis Indonesia. Dalam acara ini, 2 orang kontestan akan menebak sebanyak-banyaknya kata/frasa/kalimat yang diisyaratkan dalam gambar-gambar animasi. Kuis Tebak Gambar ditayangkan di RCTI setiap Senin-Jumat, pukul 12:30-13:00 WIB, sejak tanggal 2 Juli 2001 sampai 28 Februari 2003, Acara ini dibawakan oleh David Chalik.

10. Siapa Berani
Siapa Berani? adalah sebuah acara kuis Indonesia ciptaan Helmy Yahya. Acara kuis ini dibawakan oleh Helmy Yahya dan Alya Rohali, dan pernah dibawakan oleh Iszur Muchtar, Edwin Manangsang, Denny Chandra, Becky Tumewu, dan Debby Sahertian. Kuis Siapa Berani? ditayangkan sejak 3 Juli 2000 hingga 30 Desember 2005 dan ditayangkan di Indosiar setiap Senin-Jumat pukul 08:00-09:00 WIB.
Selanjutnya, kuis ini bereinkarnasi menjadi Siapa Lebih Berani? (RCTI, 2009), Siapa Paling Berani? (ANTV, 2011), dan Neo Siapa Berani? (TVRI, 2015). Di babak pertama, pembawa acara akan memperlihatkan sebuah kata yang terdiri dari 5 huruf. Tugas setiap kelompok adalah menuliskan sebanyak-banyaknya kata yang terbentuk dari huruf-huruf yang ada pada kata yang diperlihatkan oleh pembawa acara, dengan ketentuan Kata yang dituliskan wajib terdiri dari minimal 4 huruf, Harus terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Tidak boleh dimulai dengan huruf besar/kapital, Waktu yang disediakan hanya 1 menit, Jika waktu habis, maka juru tulis dari setiap kelompok harus berhenti menulis, dan pemimpin kelompok (posisi nomor 2 pada setiap kelompok) diminta berdiri untuk memperlihatkan hasil jawaban kelompoknya kepada pembawa acara, Setiap kata yang terjawab benar akan dihadiahi skor 10 poin bagi perwakilan dari setiap kelompok.
Banyak babak deh di kuis ini. Sampai bosen aku nonton, haha. Kelompokan juga lai kalau tidak salah ada 5 kelompok yang terdiri atas masing-masing kelompok 20 orang. Mana ada yel-yel.

11. Roda Impian
Roda Impian adalah sebuah kuis Indonesia berdasarkan lisensi Wheel of Fortune milik Sony Pictures Television Amerika Serikat yang ditayangkan sejak tahun 1983 (versi sindikat). Dalam acara ini, 3 kontestan saling berkompetisi mengungkap teka-teki suatu frasa atau kalimat tersembunyi dan memperebutkan skor setinggi-tingginya. 
Regulasi permainannya Kontestan harus memutar roda terlebih dahulu untuk menjalankan gilirannya sebelum memilih 1 huruf konsonan. Jika konsonan yang dipilihnya tidak ada, maka kesempatan berpindah ke kontestan lain. Sebaliknya, jika konsonan yang dipilihnya ada, maka skor miliknya akan bertambah sebesar nilai angka pada juring tertunjuk dikalikan jumlah konsonan terpilih yang muncul.Jika kontestan ingin membeli huruf vokal, maka ia harus meminta izin dahulu kepada pembawa acara, dan skornya dikurangi 10 poin. Jika putaran roda berhenti di juring bangkrut, maka giliran akan berpindah, dan skor kontestan tersebut akan menjadi 0. Jika putaran roda berhenti di juring rehat dulu, maka giliran akan berpindah, dan skor kontestan tersebut tidak berubah. Jika putaran roda berhenti di juring putar gratis, maka kontestan akan memperoleh 1 kesempatan putar gratis setelah menebak 1 konsonan dengan benar, dan skornya tidak berubah. Waktu berpikir setiap kontestan adalah 5 detik. Jika 5 detik selesai, maka giliran akan berpindah ke kontestan selanjutnya. Jika seorang kontestan berhasil mengungkap teka-teki tersebut dengan benar, maka skor akhir dari ke-2 kontestan lawannya akan menjadi 0. Kontestan dengan skor akumulasi tertinggi akan masuk ke babak bonus.
Saya pernah nih bikin tiruan kuis ini pakai sepeda yang dibalikkan. Nah rodanya ditempeli kertas gitu. Kalau ingat mah bikin geli, hihi. Kayak main di tempat perjudian gitu.

12. Tebak Harga
Tebak Harga adalah acara kuis Indonesia berdasarkan lisensi dari The Price is Right milik FremantleMedia. Dalam acara ini, setiap kontestan diuji pengetahuannya tentang harga-harga barang. Kuis Tebak Harga ditayangkan sejak pada tanggal 17 Desember 2001 sampai dengan 31 Juli 2002 di Trans TV dan dibawakan oleh Muhammad Farhan.
Pada tahun 2003-2005 di Trans TV dan 2010 di Indosiar yang acara ini bereinkarnasi menjadi The Price is Right.
Inti kuis ini sih nebak harga suatu barang yang dipajang gitu. Yang mendekati benar yang bakal bawa itu hadiah atau bakal menang. Lumayan tuh, walaupun nggak menang bisa bawa barang kalau nebaknya hampir tepat.

13. Aksi Unang Ulfa
Aksi Unang Ulfa merupakan sebuah acara kuis yang disiarkan oleh TPI dan pembawa acaranya ialah Ulfa Dwiyanti dan Unang. Acara ini pertama kali dimulai pada tahun 1999 dan berakhir pada tahun 2002. Berisi acara yang berhubungan dengan kuis dan mengudara selama 60 menit.
Yang kuingat di kuis ini sih peserta disuruh pilih satu balon nah di dalam balon itu ada kertas berisi perintah (kalau tidak salah). Pokoknya dulu mah suka banget sama kuis ini. Apalagi pembawa acaranya komedian.

14.Kocok-Kocok
Kuis Kocok-Kocok Tayang di SCTV mulai tahun 2002 - 2006 Siaran Langsung Setiap Hari jam 13.00 wib - 14.00 wib (Senin-Jumat).

15. Lupa nama kuisnya
Jadi yang ikut kuis anak kecil gitu. Terus disuruh nyari kertas yang disembunyiin gitu. Nah biasanya disembunyiin di boneka-boneka gitu. Pokoknya kuis ini paling favorit deh, soalnya banyak boneka. Kuisnya juga kayak bermain gitu.
Dulu sama saudara ngikutin bikin kuis kayak gini, berhubung nggak punya banyak boneka akhirnya main di halaman. Kertasnya disembunyiin di pohon-pohon, batu-batu dan sebagainya yang ada di taman gitu. Lupa banget sama kuis ini, tapi yang jelas suka banget sama kuis ini. Kuis Kurcaci apa kuis Harta Karunya? Atau jangan-jangan kuis lain. Entahlah, lupa.

Sumber: Wikipedia dan Pengalaman sendiri

Saturday, April 23, 2016

Buah-buahan Sewaktu Kecil

Posted by Nuna Margie at 6:18 PM 2 comments
Selamat sore, pembaca setia blogku!
Jadi, kenapa saya mau bahas tentang buah-buahan sewaktu kecil? Soalnya nih kemarin kakakku bawa salah satu buah yang membuatku terkenang masa lalu. Kalau di tempatku sih namanya buah Wuni, nggak tahu kalau di tempat lain. Kalau inget buah ini tuh laksana inget hidup sewaktu susah (padahal nggak tahu kapan hidup susah haha), asem bener. Bahkan asemnya bisa bikin nangis. Namun, kalau buatku sih buah ini enak-enak saja, lha wong aku suka buah-buah asam daripada buah manis (seperti kelengkeng, nggak doyan). Kita mulai saja mengulasnya yooo..

1. Wuni

Ini buah yang kemarin dibawa kakakku dari hutan. Bukan hutan beneran sih sebenernya, cuma keluarga aku memiliki tanah di tempat terpencil dan susah dijangkau seluas 1hektar lebih. Disebut hutan karena harus berjalan kaki melewati bukit dan sungai (nggak kebayang dulu sewaktu kecil sering diajak ke hutan ini, maklum saja orantuaku berprofesi sebagai petani). Kalau mengalami naik turun bukit dan hutan, sumpah bikin nggak pengen ikut. Sayangnya, aku diharuskan ikut karena nggak ada yang jagain di rumah. Jujur saja, aku anak terakhir dan bisa dibilang anak masa tua orangtuaku. Bahkan, aku punya kakak yang pantasnya jadi ibuku, aku punya keponakan (anak kakakku yang pertama) yang usianya lebih tua dari usiaku. Loh koq malah bicara tentang keluarga. Baik ke topik semula. Nah, kakakku itu bawa buah wuni sebagor. Banyak banget. Kalau dulu sih ibuku sering menjualnya dengan harga 500 dan 1000 seplastik. Anak-anak langsung rame menyerbu rumahku buat beli.
Buah wuni ini seperti anggur, tapi lebih kecil. Berwarna hijau, putih, merah, dan hitam, itu urutan kematangannya. Biasanya sih nggak matang rata, jadi harus dipilih-pilih gitu buat makan. Jujur, meski aku suka buah wuni, tetap akan memilih warna hitam buat makan. Lha wong hitam saja terkadang masih asam, apalagi warna yang lainnya. Buah ini memiliki biji keras, menurutku sih bijinya nggak bisa dimakan. Akan tetapi, ibuku dulu kalau makan bijinya dikunyah. Nggak telaten buat misahin biji. Hati-hati dengan keasaman buah ini, sumpah asam banget kalau nggak pilih yang hitam. Bahkan mungkin bisa bikin nangis dan mules. Tapi tetap menurutku buah ini enak.
Waktu pertama kakak bawa sih rasanya udah nggak pengen makan. Pertama, aku sudah meninggalkan makanan yang terlalu asam, takut magh kumat. Kalau dulu sih nyemilnya buah asam yang dipetik tidak jauh dari rumah atau bahkan beli asam masak di warung buat diemut-emut, haha. Nah, karena sudah kebayang rasa asamnya, hari pertama si wuni itu lewat begitu saja. Hari kedua, kakak iparku membuatnya jadi rujak ulek. tetap tidak tergoda, tapi siang itu cuaca panas. Pengen yang seger-seger gitu. Akhirnya kecandak juga deh itu si wuni. Asem, masih seperti yang dulu dan tetap buat nagih. Akhirnya ambil mangkuk dan milihin deh itu buah yang hitam-hitam. Buat camilan pasti nggak habis-habis, haha.
Hari ketiga makin besar ajah hasrat buat nyemil ini buah. Padahal sudah kena efeknya. Tiap pagi pasti rebutan ke kamar mandi, sepertinya ini bisa dibuat obat pencahar, haha. Efek kedua, lidahku jadi sariawan, hiks. Awal mula sih karena gigit-gigit ni buah kecil-kecil, eh lidahku berdarah. Nggak tahu karena kegigit atau apa. Tapi, sumpah sakit banget. Darahnya nggak berenti-berenti pulak. Sepertinya bintil di lidah itu tercabut satu, lha darah nggak berenti oug. Hari keempat meski sudah sariawan tetap saja makan, haha. Padahal yah, di depan kamar kakakku sudah ada bungkus vitacimin, mungkin karena kakak ipar dan ponakanku sering makan ini jadi sariawan juga.
Katanya sih pohon dan buah ini sudah langka. Nggak heran sih, soalnya nggak pernah nemu buah ini lagi. Mungkin ini termasuk beri-berian kali ya. Bentuknya mirip beri juga.

2. Nggak tahu namanya apa, tapi aku selalu nyebutnya "Brimbing-brimbingan"

Kenapa disebut brimbing-brimbingan? Soalnya bentuknya mirip buah belimbing beneran (belimbing di tempat aku disebut brimbing). Bentuknya super duper kecil jika dibandingkan belimbing beneran. Rasanya? Asem banget. Nggak ada mirip-miripnya sama rasa buah belimbing. Kalau buah ini sih masih bisa ditemui. Di kebun keluarga yang masih terhitung dekat, masih satu desa dengan rumahku, sering nemu ini. Tapi nggak mau nyicipin lagi, haha. Pohonnya sih nggak gede, bahkan nggak bisa disebut pohon. Mungkin karena tanaman ini tanaman liar kali yah. Seperti rumput gitu tapi berbentuk pohon. Nggak pernah lihat pohon buah ini bisa besar dan tinggi. Malahan sama ilalang saja lebih tinggian ilalang. Dan nggak tahu sejak kapan dan bagaimana aku bisa tahu buah ini bisa dimakan. Yang jelas sewaktu kecil sering makan nih buah. Pernah nih suatu ketika ketika jemput ibu dari kebun, nah sambil nunggu lihat ini buah. Aku makan deh, eh ibu lihat. Malah bilang "Clutak! Koyok ngunu dipangan". Sudah deh, nggak pernah makan kayak gitu lagi. Kan aku makan kayak gitu karena mengenang masa kecil, nggak pernah lihat itu lagi tak kira tanaman langka. Ternyata masih banyak tumbuh.

3. Duwet

Kalau duwet ini mirip anggur, tapi ukurannya lebih besar. Sama seperti wuni, harus pilih yang benar-benar hitam. Buah ini sih nggak asem, cuma kalau nggak hitam yah sepet (sepet bahasa indonesianya apa yah?). Kadang orang nyebut ini jamblang. Dulu di deket rumah ada yang punya pohon ini sih, kalau jatuh ngotori jalan gitu. Susah sekarang nemu pohon ini, apalagi nemu yang jual.

4. Belimbing Wuluh

Kalau ini sih pasti sudah pada tahu. Dulu sering banget panjat pohon ini milik tetangga belakang rumah. Maklum, dulu suka dengan buah yang asam-asam, jadi sering petik ini buah. Sekarang udah nggak ada lagi pohonnya. Kemarin sih masih sempat nemuin belimbing wuluh ini.

5. Cermai


Kalau buah cermai ini sih nggak ada manis-manisnya. Mau mentah atau mateng, tetap saja rasanya asam, haha. Dulu juga pernah panjat pohon ini. Bahkan di rumah bulek samping rumah ini pernah nanam. Sekarang udah nggak ada lagi, udah didirikan toko.

6. Krengsem

Kalau di tempat aku disebutnya krengsem, kalau di tempat lain nggak tahu. Pohonnya bisa tinggi, kalau sudah berbuah bakal berbuah terus. Di tetangga belakang rumah pohon ini nggak sengaja tumbuh. Sekarang sudah gede pohonnya, banyak buahnya juga. Buahnya sih kayak cuka, teksturnya menurutku juga mirip. Cuma, rasanya manis. Kalau buah ini jujur dari dulu hingga sekarang aku nggak suka. Merasa bau nggak enak saja ma buah ini, wangur gitu.

7. Cipukan

Kalau dulu sering nemu ini. Tapi, sama seperti krngsem. Aku nggak suka. Kalau sekarang udah nggak nemuin lagi. Kalau nggak salah buah ini juga dari tanaman liar.


Yah, itulah buah yang membuatku terkenang masa kecil. Mungkin pengalaman kalian berbeda dengan pengalamanku. Atau mungkin kalian nggak sepecinta alam diriku, haha. Mengingat dulu aku tomboi dan sering panjat pohon, nggak aneh camilanku sewaktu kecil aneh-aneh, haha.
Foto diambil dari google.
Nuna. Powered by Blogger.
 

Nuna Margie Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review